Sinergi AEI, APEI, dan AMII: Gelar Forum Dialog Strategis Guna Memperkuat Transparansi dan Kepercayaan Investor di Pasar Modal

Tiga Asosiasi Pasar Modal Indonesia Gelar Forum Dialog Strategis untuk Memperkuat Transparansi dan Kepercayaan Investor

JAKARTA, 25 Juni 2026 – Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), bersama dengan Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) dan Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII), sukses menyelenggarakan forum dialog bersama bertajuk "Restoring Trust, Rebuilding Growth: Strengthening Indonesia's Capital Market". Bertempat di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), forum ini menjadi wujud nyata sinergi antarasosiasi dalam merumuskan langkah-langkah strategis guna memperkuat stabilitas, transparansi, dan pertumbuhan pasar modal Indonesia di tengah tantangan ekonomi global maupun domestik.

Forum tersebut menjadi momentum krusial bagi para pemangku kepentingan untuk menyamakan pandangan terhadap prospek ekonomi menjelang semester kedua tahun 2026. Melalui kolaborasi lintas industri, para pelaku pasar menegaskan bahwa regulasi yang adaptif, peningkatan transparansi, serta edukasi kepatuhan bagi emiten merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan investor serta meningkatkan daya saing pasar modal nasional.

Acara ini dibagi ke dalam dua sesi diskusi utama yang dipandu oleh Gilman Pradana Nugraha selaku moderator.

Sesi I: Economic Outlook 2026 Sesi pertama menghadirkan Sufianti, CFA (Equity Strategist Bloomberg Intelligence) dan Dian Ayu Yustina (Senior Economist/Head of Macroeconomic and Financial Market Research Office of Chief Economist PT Bank Mandiri Tbk.). Diskusi pada sesi ini membedah secara mendalam perkembangan ekonomi global dan domestik, berbagai risiko yang berpotensi memengaruhi pasar, serta strategi alokasi aset yang relevan bagi korporasi maupun institusi keuangan.

Sesi II: Restoring Trust & Capital Market Resiliency Through Higher Free Float and Transparency Sesi kedua menghadirkan Teuku Fahmi Ariandar (Head of Listed Company Regulations and Services Division PT Bursa Efek Indonesia), Genta Wira Anjalu (Chief Investment Officer PT Sinarmas Asset Management sekaligus Wakil Ketua AMII), dan Michael Wilson Setjoadi (Director of Institutional Equity PT RHB Sekuritas Indonesia). Para narasumber membahas pentingnya peningkatan porsi saham publik (free float), penguatan transparansi informasi, serta implementasi kebijakan yang mampu meningkatkan likuiditas dan ketahanan pasar terhadap berbagai gejolak eksternal.

Diskusi ini juga menekankan bahwa keterbukaan informasi yang lebih baik akan mendukung terciptanya valuasi perusahaan yang lebih wajar, meningkatkan efisiensi pembentukan harga di pasar, serta memberikan landasan yang lebih kuat bagi perusahaan efek dan manajer investasi dalam mengelola portofolio secara bijak (prudent).

Melalui forum kolaboratif ini, AEI, APEI, dan AMII kembali menegaskan komitmen bersama untuk mendukung pengembangan pasar modal Indonesia yang lebih inklusif, likuid, transparan, dan berdaya saing tinggi. Sinergi antar pelaku industri ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan investor sekaligus mendukung implementasi rencana induk pasar modal Indonesia menuju pertumbuhan yang berkelanjutan.

Dipublikasikan oleh: Dendy Herdian – Komunikasi dan Pengembangan, Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)

 

Oleh: AEI 1
25 Juni 2026

7 Menit Membaca

Topik Terkait
  • Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)

  • Sinergi Asosiasi Pasar Modal

  • Transparansi Pasar Modal

  • Kepercayaan Investor

  • Bursa Efek Indonesia (BEI)

  • Economic Outlook 2026

  • Saham Free Float

 
Jika Anda ingin tahu lebih banyak, mari konsultasikan dengan Tim Kami