AEI Dorong Reformasi Pasar Saham Nasional melalui Program Top Economy Metro TV

Jakarta, 3 Februari 2026 — Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) menegaskan komitmennya dalam mendorong penguatan dan reformasi menyeluruh pasar saham nasional melalui partisipasi aktif dalam program Top Economy Metro TV bertajuk “Saatnya Reformasi Pasar Saham”, yang disiarkan secara langsung pada Selasa malam (3/2) pukul 21.05 WIB.

Dalam program tersebut, Gilman Pradana Nugraha, Direktur Eksekutif Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), hadir sebagai narasumber dan menyampaikan pandangan strategis terkait urgensi reformasi pasar saham Indonesia. Pembahasan difokuskan pada penguatan kepercayaan investor, peningkatan kualitas emiten, serta pendalaman likuiditas pasar modal sebagai fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan.

Diskusi Top Economy yang dipandu oleh Leonard Samosir selaku host menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan pasar modal dan kebijakan publik, antara lain Lolita Liliyana selaku Ketua Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII), Lily Widjaja selaku Direktur Eksekutif Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), serta Kartika Estu selaku Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP).

Selain narasumber yang hadir di studio, program ini juga menghadirkan Mohamad Hekal, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, sebagai narasumber secara daring. Kehadiran tersebut melengkapi perspektif kebijakan legislatif dalam mendorong reformasi struktural pasar modal nasional.

Dalam paparannya, Gilman Pradana Nugraha menekankan bahwa reformasi pasar saham perlu dilakukan secara terintegrasi, mencakup penguatan regulasi yang berimbang, peningkatan tata kelola emiten, serta kolaborasi yang erat antara regulator, pelaku industri, dan pembuat kebijakan. AEI, sebagai wadah emiten di Indonesia, berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendorong terciptanya pasar modal yang kredibel, inklusif, dan berdaya saing.

Melalui forum dialog publik seperti Top Economy Metro TV, AEI berharap diskursus mengenai reformasi pasar saham dapat semakin memperkuat pemahaman publik sekaligus menjadi landasan bagi kebijakan yang berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang pasar modal Indonesia.

Oleh: AEI 1
03 Februari 2026

0 Menit Membaca

Topik Terkait
  • Reformasi Pasar Saham

  • Emiten dan Tata Kelola Perusahaan

  • Kepercayaan Investor

  • Pendalaman Likuiditas Pasar

  • Kebijakan Pasar Modal Nasional

 
Jika Anda ingin tahu lebih banyak, mari konsultasikan dengan Tim Kami